Site Feedback

Tempat wisata #1: Pojokan di Sarajevo yang Pangeran Franz Ferdinand dibunuh oleh Gavrilo Princip

(I was asked to write 2 short paragraphs about interesting tourist sites I have visited for my Indonesian class. I thought I would post them here as well in case anyone has any feedback.)

Pada tahun 2007, saya mewisata di negara-negara di Eropa Timur. Dulu, saya di Sarajevo, Bosnia selama 2 minggu. Kota itu kota indah yang sebagian besar memulihkan dari perang Bosnia.
Karena saya ditarik oleh sejarah, saya senang lawatan itu.
Di Sarajevo, Bosnia-Herzegovina, dan daerah Balkan kita masih melihat pengaruh dari abad Kesultanan Utsmaniyah. Kita juga melihat pengaruh dari abad Komunis.

Bagaimanapun, saya senang telah berkunjung pojokan di Sarajevo yang Pangeran Franz Ferdinand dibunuh oleh Gavrilo Princip. Masa ini, tempat itu tidak dramatis, tetapi dulu saya merasa bertautan dengan sejarah dunia. Ingin saya mengembalikan ke Sarajevo pada suatu hari.

Share:

 

2 comments

    Please enter between 0 and 2000 characters.

     

    Corrections

    Tempat wisata #1: Pojokan di Sarajevo: Tempat yang Terbunuhnya Pangeran Franz Ferdinand dibunuh oleh Gavrilo Princip

    (I was asked to write 2 short paragraphs about interesting tourist sites I have visited for my Indonesian class. I thought I would post them here as well in case anyone has any feedback.)

    Pada tahun 2007, saya mewisata di berwisata ke negara-negara di Eropa Timur. Dulu, saya di pergi ke Sarajevo, Bosnia selama 2 dua* minggu. Kota itu adalah kota yang indah yang sebagian besar memulihkan dari Perang Bosnia.
    Karena saya ditarik oleh tertarik dengan sejarah, saya senang dengan lawatan itu.
    Di Sarajevo, Bosnia-Herzegovina, dan daerah Balkan, kita masih dapat melihat pengaruh dari abad masa Kesultanan Utsmaniyah. Kita juga dapat melihat pengaruh dari abad masa kekuasaan komunis.

    Bagaimanapun juga, saya senang telah berkunjung pojokan di ke Sarajevo, tempat dimana yang Pangeran Franz Ferdinand dibunuh oleh Gavrilo Princip. Masa ini Saat ini, tempat itu tidak dramatis, tetapi dulu saya merasa bertautan dengan sejarah dunia --> this sentence sounds awkward. Ingin Saya ingin mengembalikan ke Sarajevo ke masa lampau. pada suatu hari.
     
     
     
    * Numbers can be written with letters if the numbers can be expressed with one or two words.
    E.g.: 1> There are six books on the table.
           ---> Ada enam buku di atas meja.
    Incorrect : Ada 6 buku di atas meja.
     
    2> There are two million books on the table.
    --> Ada dua juta buku di atas meja.
    Incorrect : Ada 2.000.000 buku di atas meja.
     
    3> There are twenty one books on the table.
    --> Ada 21 buku di atas meja. (twenty one in Indonesia = dua puluh satu --> it is 3 words)
    Incorrect : Ada dua puluh satu buku di atas meja.
     
     
    I accidentally push the submit button. So, this one is the right correction.

     

    Tempat wisata #1: Pojokan di Sarajevo: Tempat yang Terbunuhnya Pangeran Franz Ferdinand dibunuh oleh Gavrilo Princip

    (I was asked to write 2 short paragraphs about interesting tourist sites I have visited for my Indonesian class. I thought I would post them here as well in case anyone has any feedback.)

    Pada tahun 2007, saya mewisata di berwisata ke negara-negara di Eropa Timur. Dulu, saya di pergi ke Sarajevo, Bosnia selama 2 dua* minggu. Kota itu adalah kota yang indah yang sebagian besar memulihkan dari perang Bosnia.
    Karena saya ditarik oleh tertarik dengan sejarah, saya senang dengan lawatan itu.
    Di Sarajevo, Bosnia-Herzegovina, dan daerah Balkan, kita masih dapat melihat pengaruh dari abad masa Kesultanan Utsmaniyah. Kita juga dapat melihat pengaruh dari abad masa kekuasaan komunis.

    Bagaimanapun juga, saya senang telah berkunjung pojokan di ke Sarajevo, tempat dimana yang Pangeran Franz Ferdinand dibunuh oleh Gavrilo Princip. Masa ini Saat ini, tempat itu tidak dramatis, tetapi dulu saya merasa bertautan dengan sejarah dunia --> this sentence sounds awkward. Ingin Saya ingin mengembalikan ke Sarajevo ke masa lampau. pada suatu hari.
     
     
     
    * Numbers can be written with letters if the numbers can be expressed with one or two words.
    E.g.: There are six books on the table
    Ada enam buku di atas meja

    Write a correction

    Please enter between 25 and 8000 characters.

     

    More notebook entries written in Indonesian

    Show More