Site Feedback

intensif kursus Bahasa Indonesia

Pada bulan Mei saya pergi ke Amerika Serikat untuk kursus intensif Bahasa Indonesia di University of Wisconsin-Madison. Pada hari pertama semua mahasiswa akan menulis ujian dan saya sangat ingin berada pada Tingkat Menengah. Oleh karena itu saya harus memperdalamkan banyak aspek penelitian Bahasa Indonesia saya. Sejak mengetahui italki saya lebih berharap (terima kasih, Dan!). Saya terkesan dengan orang-orang ramah-tamah yang Indonesia dan kesediaan mereka untuk membantu saya. Rencana baru saya adalah menulis satu "notebook entry" sehari untuk tiga bulan ke depan. Juga, semoga saya kenalkan seseorang mahasiswa yang ingin berbicara pada skype meskipun saya menjadi sangat malu oleh karena aksen saya yang kurang baik!

Share:

 

3 comments

    Please enter between 0 and 2000 characters.

     

    Corrections

    Intensif Kursus Bahasa Indonesia

    Pada bulan Mei, saya pergi ke Amerika Serikat untuk kursus intensif Bahasa Indonesia di University of Wisconsin-Madison. Pada hari pertama, semua mahasiswa akan menulis mengikuti ujian dan saya sangat ingin berada pada tingkat menengah. Oleh karena itu, saya harus memperdalamkan banyak aspek penelitian Bahasa Indonesia saya. Sejak mengetahui italki, saya lebih berharap (this sentence sounds awkward. i think you have to put an object or other word(s) behind "berharap") (terima kasih, Dan!). Saya terkesan dengan keramah-tamahan orang-orang ramah-tamah yang Indonesia dan kesediaan mereka untuk membantu saya (thank you! :D). Rencana baru saya adalah menulis satu notebook entry sehari untuk tiga bulan ke depan. Juga, semoga saya kenalkan berkenalan dengan seseorang mahasiswa yang ingin/dapat berbicara pada melalui Skype, meskipun saya menjadi sangat malu oleh karena aksen saya yang kurang baik!

     

     

    *If we want to write word(s) or idiom(s) which are not in Bahasa Indonesia, we must write them in Italic. For example: notebook entry, not notebook entry.

    *If an adverb is put in the beginning of a sentence, usually that adverb is followed by comma (,).

    *Word "meskipun" is a conjunction which shows contradiction. So, you have to put comma (,) before it.


    WELL DONE! and GOOD LUCK for the exam ^_^

    Halo, Weronika. Karanganmu sudah bagus dan rapi, Weronika. Bahasa Indonesiamu sudah seperti bahasa Indonesia orang Indonesia, alami. Ini saya perbaiki beberapa kosakata atau imbuhan yang kurang tepat saja ya. Semangat!

    Oh ya, mari bertukar ID skype, ayo latihan berbicara di skype, kita bisa ngobrol-ngobrol di skype sambil minum kopi :)


    intensif kursus (terbalik) Kursus Intensif Bahasa Indonesia

    Pada bulan Mei saya akan pergi ke Amerika Serikat untuk kursus intensif Bahasa Indonesia di University of Wisconsin-Madison. Pada hari pertama semua mahasiswa akan menulis ujian ikut ujian tertulis atau ujian menulis (Apakah maksudnya writing test?) dan saya sangat ingin berada (pada) di Tingkat Menengah. Oleh karena itu saya harus memperdalamkan (omit suffix -kan because you already use "me+ per") banyak aspek (or "aspek-aspek", without banyak, ini terdengar lebih formal) penelitian Bahasa Indonesia saya. Sejak mengetahui italki, (don't forget the comma because it's 2 different clause) saya lebih berharap berharap banyak di italki (terima kasih, Dan!)-> (maaf, saya kurang paham, maksudnya "dan!" disini). Saya terkesan dengan orang-orang ramah-tamah yang Indonesia (keramahtamahan orang Indonesia) dan kesediaan mereka untuk membantu saya. Rencana baru saya adalah menulis satu "notebook entry" dalam sehari untuk selama tiga bulan ke depan. Juga (sebaiknya gunakan "dan juga" untuk situasi nonformal, disambung dengan kalimat sebelumnya. Atau gunakan konjungsi "selain itu" untuk situasi formal, setelah titik), semoga disini saya kenalkan seseorang mahasiswa (bisa mendapat kenalan seorang mahasiswa) yang juga ingin berbicara ("ngobrol-ngobrol" untuk nonformal) pada di skype meskipun saya menjadi sangat malu ("malu banget" untuk nonformal) oleh karena aksen saya yang kurang baik (atau "bagus" juga bisa)!

     

    catatan:

    1. Pada itu terkesan datar, hanya menyatakan keterangan tempat atau waktu, sedangkan "di" dapat bermakna belong to, keduanya sama-sama menunjukkan keterangan tempat. ada sedikit perbedaan. dalam percakapan sehari-hari kami orang Indonesia lebih sering menggunakan "di".

    2. Oleh karena plus itu (oleh karena itu) biasanya dipakai di awal kalimat, menunjukkan akibat dari suatu sebab.

    intensif kursus Bahasa Indonesia

    Pada bulan Mei saya pergi ke Amerika Serikat untuk kursus intensif Bahasa Indonesia di University of Wisconsin-Madison. Pada hari pertama semua mahasiswa akan menulis ujian dan saya sangat ingin berada pada Tingkat Menengah. Oleh karena itu saya harus memperdalamkan banyak aspek penelitian Bahasa Indonesia saya. Sejak mengetahui italki saya (menjadi) lebih berharap (terima kasih, Dan!). Saya terkesan dengan orang-orang ramah-tamah yang Indonesia (yang ramah - ramah) dan kesediaan mereka untuk membantu saya. Rencana baru saya adalah menulis satu "notebook entry" (dalam) sehari untuk tiga bulan ke depan. Juga (Jadi), semoga saya kenalkan (bisa mengenal) seseorang mahasiswa yang ingin berbicara pada skype meskipun saya menjadi sangat malu oleh karena aksen saya yang kurang baik!

     

     

    Keep up the good work! Bahasa Indonesia kamu cukup bagus ;_)

    salah

    pendapat saya

    intensif kursus Bahasa Indonesia

    Pada bulan Mei saya pergi ke Amerika Serikat untuk kursus intensif Bahasa Indonesia di University of Wisconsin-Madison. Pada hari pertama semua mahasiswa akan menulis ujian dan saya sangat ingin berada pada Tingkat Menengah. Oleh karena itu saya harus memperdalamkan banyak aspek penelitian mengenai Bahasa Indonesia saya. Sejak mengetahui italki saya lebih berharap (terima kasih, Dan!). Saya terkesan dengan orang-orang ramah-tamah yang Indonesia Indonesia yang ramah tamah dan kesediaan mereka untuk membantu saya. Rencana baru saya adalah menulis satu "notebook entry" sehari untuk tiga bulan ke depan. dan Juga, semoga saya bisa berkenalan kenalkan dengan seseorang mahasiswa yang ingin berbicara pada melalui skype meskipun saya menjadi sangat malu oleh karena aksen saya yang kurang baik!

    Write a correction

    Please enter between 25 and 8000 characters.

     

    More notebook entries written in Indonesian

    Show More