Site Feedback

Kiat-kiat memotret makanan

Ringkasan artikel dari "Kompas" oleh Arbain Rambey

Siapa pun yang punya kamera sebenarnya bisa memotret makanan dengan baik. Namun, berbagai upaya harus dilakukan agar sang masakan tampak menggiurkan. Makanan tidak akan terlihat menggantikan jika foto-foto diambil tanpa pencanayaan layak dan rencana bagaimana menata tampilannya. Oleh karena itu, kalau momotret makanan untuk buku menu sebaiknya menggunakan beberapa kiat-kiat mengenai mencapai efek foto yang tertinggi. Pertama, pemotret tidak boleh melupakan pada foto makanan harus tampak enak, tidak usah terasa enak – kesan apa yang paling penting. Maksudnya, bisa membaik warna makanan oleh mengecat atau mendukung rasanya oleh aksesori bagus. Dan juga, ada siasat-siasat khusus untuk setiap jenis makanan. Misalnya, foto makanan berkuah lebih baik kalau ada uapnya, dan minuman dingin seharusnya menimbulkan kesan menyegarkan dan menyejukkan. Kesan menyegarkan, di antara lain, bisa dicapai oleh menyemprot permukaan gelasnya dengan air gula yang membuat embun besar. Akhirnya, juga ada aspek teknik memotret seperti perhatian pada bagaimana memfokuskan dan menyesuaikan pengaturan kameranya untuk menangkap cahaya dan warna terbaik.

Share:

 

0 comments

    Please enter between 0 and 2000 characters.

     

    Corrections

    Kiat-kiat memotret makanan

    Ringkasan artikel dari "Kompas" oleh Arbain Rambey

    Siapa pun yang punya kamera sebenarnya bisa memotret makanan dengan baik. Namun, berbagai upaya harus dilakukan agar sang masakan tampak menggiurkan. Makanan tidak akan terlihat menggantikan seperti aslinya jika foto-foto diambil tanpa pencahayaan yang layak, dan tanpa rencana bagaimana menata tampilannya. Oleh karena itu, kalau memotret makanan untuk buku menu sebaiknya menggunakan beberapa kiat-kiat mengenai bagaimana mencapai efek foto yang tertinggi. Pertama, pemotret tidak boleh melupakan pada bahwa foto makanan harus tampak enak, tidak usah benar-benar terasa enak – kesan enak, itulah yang paling penting. Maksudnya, bisa dengan memperbaiki warna makanan dengan cara mengecat atau mendukung rasanya oleh aksesori bagus memberi aksesori yang bagus untuk mendukung kesan rasa. Dan juga, ada siasat-siasat khusus untuk setiap jenis makanan. Misalnya, foto makanan berkuah lebih baik kalau ada uapnya, dan minuman dingin seharusnya menimbulkan kesan menyegarkan dan menyejukkan. Kesan menyegarkan, di antara lain, bisa dicapai oleh dengan menyemprot permukaan gelasnya dengan air gula sehingga membuat embun yang besar. Terakhir, juga ada aspek teknik memotret, seperti memberi perhatian kepada bagaimana memfokuskan dan menyesuaikan pengaturan kameranya untuk menangkap cahaya dan warna yang terbaik. 

    Kiat-kiat memotret makanan

    Ringkasan artikel dari "Kompas" oleh Arbain Rambey

    Siapa pun yang punya kamera sebenarnya bisa memotret makanan dengan baik. Namun, berbagai upaya harus dilakukan agar sang masakan tampak menggiurkan. Makanan tidak akan terlihat menggantikan jika foto-foto diambil tanpa pencanayaan layak dan rencana bagaimana menata tampilannya. Oleh karena itu, kalau momotret makanan untuk buku menu sebaiknya menggunakan beberapa kiat-kiat mengenai mencapai efek foto yang tertinggi. Pertama, pemotret tidak boleh melupakan pada foto makanan harus tampak enak, tidak usah terasa enak – kesan apa yang paling penting. Maksudnya, bisa memperbaiki warna makanan oleh dengan mengecat atau mendukung rasanya oleh dengan aksesori bagus. Dan juga, ada siasat-siasat khusus untuk setiap jenis makanan. Misalnya, foto makanan berkuah lebih baik kalau ada uapnya, dan minuman dingin seharusnya menimbulkan kesan menyegarkan dan menyejukkan. Kesan menyegarkan, di antaranya (atau antara lain), bisa dicapai oleh menyemprot permukaan gelasnya dengan air gula yang membuat embun besar. Akhirnya, juga ada aspek teknik memotret seperti perhatian pada bagaimana memfokuskan dan menyesuaikan pengaturan kameranya untuk menangkap cahaya dan warna terbaik.

    Write a correction

    Please enter between 25 and 8000 characters.

     

    More notebook entries written in Indonesian

    Show More