(An exercise for ke- -an nouns.)
Adalah pembelajaran bahasa domain feminin? Saya telah mempelajari bahasa Perancis, Spanyol dan Indonesia di universitas. Sepertinya saya bahwa kelas biasanya terdiri atas kebanyakan perempuan. Saya percaya bahwa kebahasaan berguna untuk semua orang, terlepas dari jenis kelamin mereka. Mengapa laki-laki Amerika Utara jarang-jarang mengikuti kursus bahasa? Diktum mengatakan "Pengetahuan adalah kekuatan". Mengapa mereka tidak memaksimalkan kemampuan kita?
Saya percaya bahwa orang-orang laki-laki di sini lebih memilih mata pelajaran seperti ilmu pengetahuan atau bisnis dan bukan humaniora. Mungkin saya memilih untuk belajar bahasa yang tidak penting bagi dunia bisnis atau ilmu pengetahuan, seperti bahasa Prancis dan bahasa Indonesia. Lagian, saya percaya bahwa orang-orang akan kehilangan kesempatan untuk memperkaya diri sendiri. Ada tidak apa-apa yang salah dengan hal-hal yang lunak atau feminin, tetapi saya juga percaya bahwa tidak ada yang inheren feminin tentang bahasa.
Share: