Site Feedback

Kesan pertama di pulau Bali

Ini terjadi ketika liburan Sekolah Menengah Atas di Bali. Saat itu, liburan perpisahan kelululusan. Ibu aku ikut dikarenakan kami berdua akan pulang naik pesawat. Rombongan sekolah telah tiba di Bali. Kami melakukan perjalanan ke tempat2 wisata dan menginap di Hotel. Besok adalah jadwal kepulangan rombongan sekolah ke Surabaya.Besok perjalanan terakhir.Saat itu kami kebingungan mencari tempat tinggal yang murah . Kami bertanya ke tour guidenya tapi orangnya ga seramah yg saya kira.karena orang sana kalau ditanya tidak mau menjawab kalau tidak diberi uang. Akhirnya kita bertemu orang yang bekerja di Hotel dan membantu kami. Dia bilang ada tempat tinggal kos sehari seratus didekat airport ngurai rai Akhirnya kita pesan itu kamar . Keesokan harinya kita diantar ke tempat itu bersama X (anak penjaga hotel) Tetapi, sesampainya disana dia bilang sudah ditempati. Dan dia mengarahkan kita ketempat lain yang harganya per hari tiga ratus lima puluh ribu. Tempatnya benar2 tidak nyaman. Dengan terpaksa kami harus menyewa tempat itu. Dan kita memberi uang tip juga ke anak X tadi. Kami baru kali pertama datang di Bali , jadi takut tersesat. Keesokan harinya kita jalan kaki menuju airport . Cuacanya panas sekali. Setelah sampai di Surabaya saya cek dan tanya2 sama orang yang sudah berpengalaman di Bali. Ternyata tempat penginapan murah itu banyak asal cari sendiri. Saya merasa orang disana berbeda sekali dengan orang di Surabaya. Membantu atau menolong orang minta uang banyak. Tidak seperti di Surabaya orangnya masih ramah. Saya rasa bukan hanya wisatawan asing , tetapi kalau kita disana tidak mengetahui harga asli akan tertipu dan dibohongi. Saya sangat menyukai Bali. Tapi tidak sebagian orangnya. Saya tidak mengatakan semua orang bali itu matrialistik. Tetapi ini saya tulis berdasarkan pengalanan saya.

Share:

 

0 comments

    Please enter between 0 and 2000 characters.

     

    Corrections

    No corrections have been written yet. Please write a correction!

    Write a correction

    Please enter between 25 and 8000 characters.

     

    More notebook entries written in Indonesian

    Show More