feedback & support

Poetry of Heroes by Khairil Anwar

Jayakarta
Kami yang terbaring di antara karawang dan bekasi tidak bisa teriak merdeka dan angkat senjata lagi tapi siapakah yang tidak mendengar deru kami mendengar kami maju dan berdegap hati Kami hanyalah tulang-tulang yang berserakan tapi siapakah tulang-tulang yang berserakan itu kenanglah kami teruskan jiwa kami Note : This is short version of poetry that i remember from Khairil Anwar, describing the death younger who fight in revolution 1945 freedom agains the netherland soldiers, I still remember clearly this poetry although its been 15 years now since i was in junior high school 
0
  • Posted by Jayakarta 6 month(s) ago
  • 2 comment(s)
     Flag

Comments

ana p dewiyana posted 6 month(s) ago
I like this poetry, "Antara Kerawang dan Bekasi". And I like other poetry by Chairil Anwar, the title, "Aku".

AKU

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi
I think, he wrote this poetry on March 1943.


i like that poem.... analogi puisinya bagus banget...
  • By alfianaraharjo 6 month(s) ago
   Flag

Add a Comment

Only members of this group can add a comment. Join this group