Site Feedback

Resolved questions
Bagaimana caranya untuk menggunakan kata "Meng, Lah, Peng, dan Kan"?

Saya minta bantuan kepada yang terhomat tentang kata-kata yang tersebut.

For learning: Indonesian
Base language: Indonesian
Category: Other

Share:

0 comments

    Please enter between 2 and 2000 characters.

     

    Answers

    Sort by:

    Best Answer - Chosen by the Asker
    - Kata "meng-" berasal dari imbuhan "me" yang jika huruf pertama kata dasar adalah huruf vokal, k*, g, h. Contoh: me + kikis = mengikis; me + gotong = menggotong; me+hias = menghias
    Awalan: 'me-' ini memiliki berbagai bentuk tergantung huruf pertama dari kata dasar, bisa berupa 'mem-', 'men-', 'menge-', 'meny'. Untuk lebih jelasnya, silakan lihat http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Pedoman_ejaan_dan_penulisan_kata#Awalan_me-
    - '-lah' digunakan untuk menekankan makna kata yg di depannya. Contoh: bacalah, buanglah, makanlah
    - 'peng-' adalah prefiks pembentuk nomina, 'peng-' juga memiliki bentuk yang lain tergantung pada huruf pertama dari kata dasar yaitu "pe-, pem-, pen-, penge-, peny-". Kata yang dibentuk prefiks (awalan) "pe-" dapat berarti :
    1. orang yg melakukan perbuatan, contoh: pembeli; pengirim;
    2. orang yg berprofesi sebagai, contoh: pengarang; penyiar; penulis;
    3. orang yg memiliki sifat, contoh: pemarah; pemalas; penakut;
    4. alat yg dipakai untuk, contoh: penggali; pengetes; penopang
    - "-kan" adalah sufiks pembentuk verba, kata-kata yang diikuti dengan sufikx "-kan" dapat berarti
    1. menjadikan, contohnya: jalankan; datangkan; hitamkan;
    2. sungguh-sungguh, contoh: dengarkan; camkan;
    3. untuk; kpd orang lain, contoh: sewakan; bacakan; jualkan
    Kata yang diikuti akhiran 'kan' biasanya dipakai dalam kalimat perintah (imperatif)
    Sumber: KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

    Submit your answer


    Please enter between 2 and 2000 characters.

    If you copy this answer from another italki answer page, please state the URL of where you got your answer from.

     

    More open questions for learning Indonesian