Recherche parmi différents professeurs en Anglais…
You Sheng 徐佑昇
Rumah aku 1 Sekarang aku sudah pindah keluar dari rumah orangtua tetapi aku masih tetap suka rumah itu karena aku hampir sudah tinggal seumur hidup di rumah itu. Rumah itu punya dua lantai. Pertama lantai ada ruang tamu, dapur , kamar mandi , kamar belajar dan kamar tidur kakek dan nenek. Kedua lantai ada kelima kamar tamu, kamar adikku, kamarku dan kamar orangtua. Saat aku masih kecil aku tinggal di kamar orangtua tetapi ketika aku 10 tahun aku mulai punya kamar sendiri. Di kedua kamar tamu kami mempunyai sebuah rak buku yang besar dan tinggi. Ibuku beli sangat banyak buku padaku sehingga aku hampir sepanjang hari tinggal di ruang tamu untuk membaca buku buku. Kalau aku punya waktu nganggur, aku akan tinggal di kamarku bermain sebentar computar, dan adikku akan duduk sebelah ku dan meliahtku bermain computer. Aku tidak suka pergi ke ruang tamu pertama karena teman-teman kakek dan nenek sering tiba di rumah untuk mengobrol dengan mereka. Mereka sangat ramai, berbicara terlalu. Kakek dan nenek ingin bewah aku berbicara teman-teman kakek dan nenek jadi aku akan berbicara sebentar, walaupun aku harus lakukan begitu, aku masih sangat menbenci berbicara dengan mereka, karena mereka adalah orang-orang yang bodoh, membosakan, sering mimum bir dan selalu katakan kata-kata sesuatu hampir sama. Di sebelah rumahku ada sebuah kebun. Nenekku mempunyai ayam-ayam di kebun kecil ini. Kalu ayam-ayam berubah besar, nenek akan menbuat ayam-ayam meninggal dan masak makan ayam untuk kami. Waktu aku masih kecil, aku sangat tukut waktu nenek membuat ayam meninggal tetapi sekarang aku merasa sangat menarik, Kenapa aku sakit ya? Aku belakang rumah ada sebuh garasi besar. Walaupun adalah garasi besar, sebenarnya di dalam, sampah lebih banyak daripada mobil dan sepeda motor kelurgaku. Orangtua sering meninggalkan banyak benda yang masih tidak menggunakan di dalam garasi. Menrunut aku, itu adalah sebuah kastil serpti tempat bermian. Aku dan adikku sering pergi ke dalam dan bermain. Aku mencintai rumah ku! (sebenarnya sekarang rumah orangtuaku ya)

Corrections · 7

1

Rumah aku 1 (part 2)

Di sebelah rumahku ada sebuah kebun. Nenekku mempunyai ayam-ayam di kebun kecil ini. Kalau ayam-ayam berubah besar, nenek akan membuat menyembelih ayam-ayam itu meninggal dan memasak makan  ayam untuk kami. Waktu aku masih kecil, aku sangat takut waktu saat nenek menyembelih   membuat ayam meninggal tetapi sekarang aku merasa itu hal yang sangat menarik, *Kenapa aku sakit ya? (Saya tidak mengerti? Mungkin yang kamu maksud, kenapa saya seperti ini ya?)

Aku Di belakang rumahku ada sebuah garasi besar. Walaupun itu adalah garasi besar, sebenarnya di dalamnya, sampah lebih banyak sampah daripada mobil dan sepeda motor keluargaku. Orangtuaku sering meninggalkan banyak benda yang masih tidak menggunakan digunakan di dalam garasi. Menrunut Menurutku, itu adalah sebuah kastil serpti seperti tempat bermain. Aku dan adikku sering pergi ke dalam dan bermain. 

Aku mencintai rumahku! (sebenarnya, sekarang rumah orangtuaku ya)

1

Rumah aku 1

Sekarang aku sudah pindah keluar dari rumah orangtua tetapi aku masih tetap suka rumah itu karena aku hampir sudah tinggal seumur hidup di rumah itu. Rumah itu punya dua lantai.  Lantai satu, ada ruang tamu, dapur , kamar mandi , kamar belajar dan kamar tidur kakek dan nenek. Lantai kedua / Lantai dua ada kelima lima kamar tamu, kamar adikku, kamarku dan kamar orangtua. Saat aku masih kecil aku tinggal di kamar orangtua tetapi ketika aku berumur 10 tahun aku mulai punya kamar sendiri. Di dalam kamar tamu kedua kami, ada sebuah rak buku yang besar dan tinggi. Ibuku beli sangat banyak buku padaku sehingga aku hampir sepanjang hari tinggal  berada di ruang tamu untuk membaca buku buku.
Kalau Jika aku punya waktu senggang, aku akan tinggal pergi ke kamarku dan bermain sebentar computar  komputer sebentar. dan  Adikku akan duduk di sebelah ku dan meliahtku melihatku bermain komputer. Aku tidak suka pergi ke ruang tamu pertama karena teman-teman kakek dan nenek sering tiba di rumah untuk mengobrol dengan mereka. Mereka sangat berisik ramai, berbicara terlalu keras. Kakek dan nenek ingin bewah aku berbicara mengobrol dengan teman-temannya jadi aku akan berbicara sebentar, walaupunaku harus  terpaksa mengobrol dengan merekabegitu, aku masih sangat membenci cara atau gaya berbicara dengan mereka, karena mereka adalah orang-orang yang bodoh, membosankan, sering mimum bir dan selalu katakan berbicara kata-kata sesuatu yang hampir sama.

Di sebelah rumahku ada sebuah kebun. Nenekku mempunyai ayam-ayam di kebun kecil ini. Saat  ayam-ayam berubah besar, nenek akan  menyembelih mereka dan memasaknya makan ayam untuk kami. Waktu aku masih kecil, aku sangat tukut takut waktu  saat nenek menyembelih mereka tetapi sekarang aku merasa sangat itu hal menarik, Kenapa bisa begitu ya?

Di belakang rumahku  ada sebuah garasi besar. Walaupun itu adalah garasi besar, sebenarnya di dalamnya ada lebih banyak sampah lebih banyak daripada mobil dan sepeda motor keluargaku. Orangtuaku sering meninggalkan banyak benda yang tidak terpakai di dalam garasi. Menrunut aku, itu adalah sebuah kastil seperti tempat bermain.

1

Rumah aku 1 (part 1)

Sekarang aku sudah pindah keluar dari rumah orangtua tetapi aku masih tetap suka rumah itu karena aku hampir sudah tinggal seumur hidup di rumah itu. Rumah itu punya dua lantai. Pertama lantai pertama/lantai satu ada ruang tamu, dapur , kamar mandi , kamar belajar dan kamar tidur kakek dan nenek. Kedua lantai kedua/lantai dua, ada kelima kamar tamu, kamar adikku, kamarku dan kamar orangtua. Saat aku masih kecil aku tinggal di kamar orangtua tetapi ketika aku berumur 10 tahun, aku mulai punya kamar sendiri. Di kedua kamar tamu kami mempunyai sebuah rak buku yang besar dan tinggi. Ibuku membeli sangat banyak buku padaku untukku, sehingga aku hampir sepanjang hari tinggal di *ruang tamu (ruang tamu atau kamar tamu?) untuk membaca buku buku.

Kalau aku punya waktu nganggur luang, aku akan tinggal diam di kamarku bermain komputer sebentar computar, dan adikku akan duduk di sebelahku dan melihatku bermain komputer. Aku tidak suka pergi ke ruang tamu pertama karena teman-teman kakek dan nenek sering tiba pergi di ke rumah untuk mengobrol dengan mereka. Mereka sangat ramai, berbicara terlalu keras. Kakek dan nenek ingin bewah aku berbicara dengan teman-teman kakek dan nenek, jadi aku akan berbicara sebentar, walaupun aku terpaksa harus lakukan itu begitu, aku masih sangat benci berbicara dengan mereka, karena mereka adalah orang-orang yang bodoh, membosakan, sering minum bir dan selalu katakan berbicara kata-kata sesuatu yang hampir sama.


Vous souhaitez progresser plus vite ?

Rejoignez cette communauté d'apprentissage et essayez les exercices gratuits !

Ne manquez pas cette occasion d'apprendre une langue depuis chez vous. Découvrez notre sélection de professeurs de langues expérimentés et inscrivez-vous dès maintenant à votre premier cours !

Commencez à apprendre aujourd'hui