Search from various ภาษาอังกฤษ teachers...
JoshMeares
Saya membaca Di bahasa inggris, saya bisa bilang "too much". Bagaimana bilang hal ini di bahasa indonesia seperti saya membaca "too much". Mungkin, saya terlalu membaca ? :P Iya,, jadi saya cuma menyelesai buku panggil "What Are People For?" oleh Wendell Berry. Buku itu bagus! Saya tidak setuju dengan semua hal penulis tapi saya harus memikirkan tentang banyak hal dari itu. Berry adalah petani dan penulis juga dan dia menulis tentang hidup di Amerika dan kegantian di hidup di sana karena semua orang pindah ki kota yang besar. Saya pikir di indonesia juga bahwa banyak orang harus pindah dari desa ke kota untuk mencari pekerjaan. Kalau Pak Berry betul, dan saya pikir dia betul, kemudian nggak akan ada cukup pekerjaan untuk semua orang karena ada terlalu pekerjaan mepampok oleh mesin-mesin. Dia mau kebanyakaan orang kembali ke desa untuk petani diri dengan keluarga dan lupa kota. Pekerjaan petani dan desa lebih hormat dan bagus daripada pekerjaan kota. Yang sulit ada bahwa sulit untuk gaji cukup untuk hidup waktu tinggal di desa. Karena itu, banyak orang harus pindah ke kota, seperti saya. Saya menumbuh di desa di Amerika, tapi nggak ada pekerjaan di desa sana. Saya juga harus beruniversitas dan tidak bisa pulang dan cari kerja. Saya juga harus tinggal di kota. Apa pikir kamu? Itu benar? Ada solusi?
20 ส.ค. 2012 เวลา 9:51
การแก้ไข · 8

Saya membaca

Di bahasa inggris, saya bisa bilang (you can use menyebut/mengatakan) "too much". Bagaimana bilang (menyebut/mengatakan) hal ini di bahasa indonesia seperti saya membaca "too much". Mungkin, saya terlalu membaca ? :P (no, it should be: saya membaca terlalu banyak)

Iya,, jadi saya cuma menyelesaikan buku panggil ('is called' in English can be dipanggil or disebut. But for a book, it should be berjudul or entitled) "What Are People For?" oleh Wendell Berry. Buku itu bagus! Saya tidak setuju dengan semua hal penulis tapi saya harus memikirkan tentang banyak hal dari itu.

Berry adalah petani dan penulis juga (dan juga penulis) dan dia menulis tentang hidup di Amerika dan kegantian di hidup di sana karena semua orang pindah ki kota yang besar. Saya pikir di indonesia juga bahwa (you don't need 'bahwa' here) banyak orang harus pindah dari desa ke kota untuk mencari pekerjaan. Kalau Pak Berry betul, dan saya pikir dia betul, kemudian nggak akan ada cukup pekerjaan untuk semua orang karena ada terlalu pekerjaan mepampok (what is this?) oleh mesin-mesin. Dia mau kebanyakaan orang kembali ke desa untuk petani diri (you mean 'bertani'?) dengan keluarga dan lupa kota. Pekerjaan petani dan desa lebih terhormat dan bagus daripada pekerjaan kota.

Yang sulit adalah bahwa sulit untuk (mendapat?)gaji cukup untuk hidup waktu tinggal di desa. Karena itu, banyak orang harus pindah ke kota, seperti saya. Saya menbertumbuh di desa di Amerika, tapi nggak ada pekerjaan di desa sana. Saya juga harus berkuliahuniversitas dan tidak bisa pulang dan cari kerja. Saya juga harus tinggal di kota.

Apa pikir kamu? Itu benar? Ada solusi?

21 สิงหาคม 2012

Saya membaca

Di dalam bahasa inggris, saya bisa bilang/mengatakan (mengatakan = kata yang lebih sopan/formal untuk dipakai dari pada "bilang") "too much". Bagaimana bilang/mengatakan hal ini di bahasa indonesia seperti saya membaca "too much". Mungkin, saya terlalu membaca ? :P

Iya,, jadi saya cuma/hanya menyelesai membaca buku panggil yang berjudul "What Are People For?" oleh Wendell Berry. Buku itu bagus! Saya tidak setuju dengan semua hal yang ditulis oleh penulis tapi saya harus memikirkan tentang banyak hal dari itu.

Berry adalah petani dan juga penulis juga dan dia menulis tentang hidup di Amerika dan kegantian perubahan di hidup di sana karena semua orang pindah ki ke kota yang besar. Saya pikir di Indonesia juga bahwa banyak orang yang harus pindah dari desa ke kota untuk mencari pekerjaan. Kalau Pak Berry betul benar, dan saya pikir dia betul benar, kemudian nggak tidak akan ada cukup pekerjaan untuk semua orang karena ada terlalu pekerjaan mepampok akan banyak pekerjaan yang akan dilakukan oleh mesin-mesin. Dia mau ingin kebanyakaan orang-orang tersebut kembali ke desa untuk menjadi petani diri dan hidup dengan keluarga dan lupa melupakan kota. Pekerjaan petani dan di desa lebih hormat terhormat dan bagus daripada pekerjaan di kota.

Yang sulit adalah bahwa sulit untuk mendapatkan gaji cukup untuk hidup seperti waktu tinggal di desa. Karena itu, banyak orang harus pindah ke kota, seperti saya. Saya menumbuh tumbuh di desa di Amerika, tapi nggak tidak ada pekerjaan di desa sana. Saya juga harus beruniversitas kuliah dan tidak bisa pulang dan kemudian harus mencari kerja. Jadi, Saya juga harus tinggal di kota.

Apa pikir kamu?Bagaimana menurutmu? Apa Itu benar? Apakah Ada solusinya?

------------------------------------------------

Menurut saya benar, tinggal di desa ada banyak keterbatasan fasilitas, tidak seperti di kota yang semuanya tersedia dengan mudah. Namun, biaya hidup di desa tidak semahal biaya hidup di kota.

Jika di desa ada banyak keterbatasan fasilitas seperti sekolah, universitas, lapangan pekerjaan, menurut saya lebih baik mencarinya di kota. Namun, setelah kita menyelesaikan kuliah dan kemudian mendapatkan pekerjaan di kota, sebaiknya kita punya kontribusi dalam membangun desa di mana dulu kita dilahirkan. Mungkin, kita bisa menjadi salah satu perintis awal pembangunan di desa dan mungkin saja beberapa tahun kemudian generasi selanjutnya sudah bisa menikmati pembangunan di desa tersebut, jadi mungkin saja akan ada banyak sekolah dan lapangan pekerjaan yang akan kita bangun, sehingga generasi selanjutnya bisa lebih mudah bekerja dan bersekolah di desa

20 สิงหาคม 2012

Saya membaca

Di Dalam bahasa inggris, saya bisa bilang "too much". Bagaimana bilang hal ini di bisa menggunakan kata tersebut dalam bahasa indonesia seperti: saya membaca "too much". Mungkin, saya terlalu banyak membaca ? :P

Iya,, jadi saya cuma menyelesai buku panggil  baru saja menyelesaikan membaca buku yang berjudul "What Are People For?" oleh Wendell Berry. Buku itu bagus! Saya tidak setuju dengan semua hal yang dikatakan penulis tapi saya harus memikirkan  tentang banyak hal dari isi buku itu.

Berry adalah petani dan juga penulis juga dan ,dia menulis tentang hidup di Amerika dan kegantian di perubahan hidup di sana, karena semua orang pindah ki ke kota yang besar. Saya pikir di Indonesia juga bahwa banyak orang yang harus pindah dari desa ke kota untuk mencari pekerjaan. Kalau Pak Berry betul benar, dan saya pikir dia betul benar, kemudian nantinya nggak akan ada cukup pekerjaan untuk semua orang karena ada terlalu banyak pekerjaan mepampok yang dilakukan oleh mesin-mesin. Dia mau kebanyakaan orang kembali ke desa untuk jadi petani, diri hidup dengan keluarganya dan lupa dengan (kehidupan di) kota. Pekerjaan Bekerja sebagai petani dan hidup di desa lebih terhormat dan bagus daripada pekerjaan di kota.

Yang sulit adalah bahwa sulit untuk memiliki gaji yang cukup untuk hidup waktu tinggal di desa. Oleh karena itu banyak orang yang harus pindah ke kota, seperti saya. Saya menumbuh tumbuh di desa di Amerika, tapi nggak ada pekerjaan di desa sana. Saya juga harus beruniversitas kuliah dan tidak bisa pulang dan untuk mencari kerja. Untuk itu saya juga harus tinggal di kota.

Apa pikir Bagaimana pendapat kamu? Apakah itu benar? Ada solusi?

-------------------

Saya pikir hidup di desa tidak perlu gaji yang besar, karena pada umumnya biaya hidup di desa lebih kecil dari biaya hidup di kota.

Tapi kekurangan dari hidup di desa adalah, mereka tidak memiliki sarana yang cukup baik seperti di kota, sekolah, universitas, perkantoran, pusat perbelanjaan, bahkan rumah sakit. Sehingga banyak orang desa yang pindah ke kota untuk mendapatkan fasilitas dan sarana tersebut.

Sayangnya, mereka tidak menyadari bahwa hidup di kota berarti lebih banyak pengeluaran dan mereka harus memiliki pekerjaan dengan gaji yang cukup.

20 สิงหาคม 2012
thanks shageput!
2 ธันวาคม 2012
Depending on the context She eats too much = dia makan terlalu banyak This is too much for him = ini terlalu sulit baginya You're too much = kamu berlebihan
13 กันยายน 2012
ต้องการความก้าวหน้าที่เร็วขึ้นหรือไม่
เข้าร่วมชุมชนแห่งการเรียนรู้และทดลองใช้แบบฝึกหัดฟรี!

Don’t miss out on the opportunity to learn a language from the comfort of your own home. Browse our selection of experienced language tutors and enroll in your first lesson now!

JoshMeares
ทักษะด้านภาษา
ภาษาอาหรับ (ซูดาน), ภาษาอังกฤษ, ภาษาอินโดนีเซีย, ภาษาสเปน
ภาษาที่เรียน
ภาษาอาหรับ (ซูดาน), ภาษาสเปน